MAKALAH
TERM OF TRADE
Dosen Pengampu: Agustamsyah
M.I.P
DISUSUN OLEH
KELOMPOK 3
DANI ANDRIYANTO (1531040098)
ENDI
MUSA (1531040107)
FAKULTAS USHULUDDIN
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI RADEN INTAN
LAMPUNG
TAHUN 2017/2018
KATA PENGANTAR
Assalamu’alaikum Wr.Wb
Alhamdullilah dengan mengucapkan Pujisyukur kehadirat Allah Yang Maha Esa
atas segala rahmatNYA, sehingga makalah yang berjudul “Term Of Trade” ini dapat
tersusun hingga selesai dengan baik dan lancar. Tidak lupa kami juga
mengucapkan banyak terimakasih atas bantuan dari pihak yang telah berkontribusi
dengan memberikan sumbangan baik materi maupun pikirannya.
Dan harapan kami semoga makalah ini dapat dijadikan
sebagai bahan acuan untuk menambah pengetahuan, memahami dan mempelajari
tentang term of trade, Untuk ke depannya dapat memperbaiki bentuk maupun
menambah isi makalah agar menjadi lebih baik lagi.
Karena keterbatasan pengetahuan maupun pengalaman kami,
Kami yakin masih banyak kekurangan dalam makalah ini, Oleh karena itu kami
sangat mengharapkan saran dan kritik yang membangun dari pembaca demi
kesempurnaan makalah ini.
Wassalamu’alaikum Wr.Wb
Bandar Lampung, 19 September
2017
Penulis
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL
KATA
PENGANTAR.................................................................................................................. I
DAFTAR
ISI............................................................................................................................... II
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar
Belakang.................................................................................................................... 1
B. Rumusan Masalah................................................................................................................ 2
C. Tujuan Masalah.................................................................................................................... 2
BAB
II PEMBAHASAN
A. Pengertian
Term Of Trade................................................................................................... 3
B. Konsep-konsep
pada Term Of Trade.................................................................................. 4
1)
Net Barter Terms Of Trade (N)......................................................................................4
2)
Gross
Barter Terms of Trade (G)...................................................................................4
3)
Income
Terms of Trade (I).............................................................................................5
BAB
III PENUTUP
A. Kesimpulan........................................................................................................................... 6
B. Saran..................................................................................................................................... 6
DAFTAR PUSTAKA
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang
Salah satu indikator
yang dapat digunakan untuk menentukan keberhasilan suatu negara dalam membangun
perekonomian negaranya adalah laju pertumbuhan ekonomi. Setiap negara
mendambakan laju pertumbuhan ekonomi yang stabil dan berkembang pesat, dengan
begitu variabel-variabel ekonomi lainnya akan terpengaruh dan pada akhirnya
membawa keberhasilan dalam membangun perekonomian. Untuk mewujudkan laju
pertumbuhan ekonomi yang diharapkan tersebut, setiap negara mempunyai cara yang
berbeda-beda, salah satunya adalah perdagangan internasional yang identik
dengan kegiatan ekspor dan impor. Hal ini juga didukung oleh pernyataan
Salvatore (2013) bahwa perdagangan internasional dapat digunakan sebagai mesin
bagi pertumbuhan ekonomi di suatu negara (trade as engine of growth).
Perdagangan
internasional memberikan gambaran jumlah dan harga ekspor dan impor. Menurut
Ijaz dkk (2004) ketika harga ekspor lebih tinggi dari pada harga impor, hal ini
berarti valuta asing lebih banyak masuk ke dalam negeri dibandingkan keluar
negeri yang memiliki dampak positif bagi neraca pembayaran. Begitu juga
sebaliknya, ketika harga impor lebih tinggi dari pada harga ekspor, valuta
asing lebih banyak keluar dibandingkan ke dalam negeri yang akan merugikan neraca
pembayaran. Perbandingan harga ekspor relatif terhadap harga impor ini dikenal
dengan istilah Terms of Trade atau dasar tukar perdagangan.
Penelitian mengenai
hubungan Terms of Trade dan pertumbuhan ekonomi ini mulai dilakukan
pertama kali pada pertengahan tahun 1990-an. Sebagian besar studi empiris
menunjukkan bahwa peningkatan dalam Terms of Trade meningkatkan
pertumbuhan ekonomi. Sementara, volatilitas Terms of Trade memiliki efek
negatif pada pertumbuhan ekonomi (Jawaid dan Waheed, 2011). Mendoza (1993),
Bleaney dan Greenaway (2001) dan Blattman dkk, (2003) juga mendukung pernyataan
tersebut bahwa peningkatan Terms of Trade akan menimbulkan tingkat
investasi yang lebih tinggi dan pada akhirnya akan meningkatkan pertumbuhan
ekonomi. Meskipun demikian beberapa penelitian mempunyai kesimpulan yang
berbeda. Hal ini disebabkan penggunaan metode pengukuran dan objek yang berbeda
sehingga memberikan kesimpulan yang berbeda.
B.
Rumusan
Masalah
·
Apa itu Term Of Trade?
·
Apa saja konsep-konsep
pada term of trade?
C.
Tujuan
Masalah
·
Untuk mengetahui apa
itu term of trade
·
Mengetahui
konsep-konsep pada term of trade
BAB II
PEMBAHASAN
A.
Pengertian
Term of Trade
Term of trade (TOT) adalah ukuran berapa banyak impor yang dapat
diperoleh sebuah unit barang ekspor. Misalnya, jika ekonomi hanya mengekspor
apel dan hanya mengimpor jeruk, maka syarat perdagangannya hanyalah harga apel
karena harga jeruk. Dengan kata lain, berapa banyak jeruk yang bisa Anda dapatkan
untuk satu unit apel. Karena ekonomi
biasanya mengekspor dan mengimpor banyak barang, mengukur TOT memerlukan
penentuan indeks harga untuk barang ekspor dan impor dan membandingkan
keduanya.
Kenaikan harga barang ekspor di pasar internasional akan
meningkatkan TOT, sementara kenaikan harga barang impor akan menurunkannya. Misalnya,
negara-negara yang mengekspor minyak akan melihat kenaikan TOT mereka ketika
harga minyak naik, sementara TOT negara-negara yang mengimpor minyak akan turun.
Ketentuan perdagangan dikatakan membaik
jika indeks yang
naik (Obstfeld dan Rogoff, hal25) Sederhananya, Nilai
ekspor suatu negara relatif terhadap impornya.
Hal ini dihitung dengan membagi nilai ekspor dengan nilai
impor, maka mengalikan hasilnya dengan 100. Jika ketentuan perdagangan suatu negara (TOT) kurang dari
100%, ada lebih
banyak modal keluar (untuk membeli impor) dari
pada jumlah yang masuk.
Jika TOT lebih besar dari 100% berarti negara ini mengumpulkan modal (lebih banyak uang yang masuk dari ekspor).
Jika TOT lebih besar dari 100% berarti negara ini mengumpulkan modal (lebih banyak uang yang masuk dari ekspor).
Beberapa formula dalam
menghitung the terms of trade:
Terms of Trade Index
ToT = 100 x
rata-rata indeks harga eksport
100 x rata-rata indeks
harga import
Jika pertumbuhan harga
barang ekspor lebih tinggi dibandingkan dengan barang impor, maka indeks TOT
akan naik. Artinya, lebih sedikit barang ekspor yang diperlukan untuk
mengkompensasi volume impor. Sebaliknya, jika pertumbuhan harga barang impor lebih
tinggi dibandingkan dengan barang ekspor, maka indeks TOT akan turun. Artinya,
harus lebih banyak barang yang diekspor untuk mengkompensasi volume impor. Perdagangan
internasional sangat dipengaruhi perubahan ekspor dan impor. Nilai tukar dan
tingkat inflasi mempengaruhi arah perubahan permintaan barang dan jasa dalam
perdagangan internasional. HARGA Istilah perdagangan berfluktuasi sejalan
dengan perubahan ekspor dan harga impor. Jelas nilai tukar dan tingkat inflasi
dapat baik mempengaruhi arah perubahan dalam hal perdagangan.
B. Konsep-Konsep dari Term
of Trade
1)
Net Barter Terms Of Trade (N)
Konsep yang pertama ini, konsep yang paling umum digunakan. Net barter term
of trade adalah perbandingan antara indeks harga ekspor
(Px) dengan indeks harga impor (Pm). Kenaikan N menunjukan perbaikan didalam
Terms of Trade yaitu sejumlah tertentu export dapat diperoleh jumlah impor yang
lebih banyak dengan melalui hubungan harga
(Nopirin, 1995: 71). Forumulasinya dapat
dituliskan sebagai berikut;
N=

Dimana, Px adalah Indeks harga ekspor; Pm adalah Indeks harga impor; dan
100 adalah Indeks tahun dasar. Bila N >100 atau terjadi kenaikan net barter terms of trade maka berarti
terjadi perkembangan perdagangan luar negeri yang positif karena dengan nilai ekspor
tertentu diperoleh nilai impor yang lebih besar (Hady, 2001:77).
Perbaikan TOT dapat terjadi antara lain karena :
Ø
Harga ekspor naik sedangkan harga impor tetap.
Ø
Harga ekspor tetap sedangkan harga impor turun.
Ø
Harga ekspor naik dengan proporsi yang lebih besar daripada naiknya harga
impor.
Ø
Harga Ekspor turun dengan proporsi yang lebih kecil daripada turunya harga
impor.
2)
Gross
Barter Terms of Trade (G)
Gross
barter terms of trade (G) adalah perbandingan antara indeks volume impor (Qm)
dengan volume ekspor (Qx), . Konsep ini
menjadi tidak penting karena
kurang memberikan gambaran tentang perubahan harga. Oleh karena itu apabila
konsep terms of trade tanpa diberi penjelasan apa-apa maka yang di maksud
adalah konsep N.
3)
Income
Terms of Trade (I)
Income
terms of trade terutama bagi negara-negara yang sedang berkembang penting
sekali dalam menilai terms of trade dengan mempertimbangkan volume ekspornya,
karena kanikan harga ekspor yang tinggi mungkin diimbangi dengan turunya volume
ekspor, sehingga konsep terms of trade menjadi apa yang disebut income tarms of
trade (I) yakni:
I = N
× Qx =


Terms of trade ini penting sekali untuk mengetahui kemampuan
mengimpor (capasity to import). Kenaikan I menunjukan bahwa suatu negara dapat
memperoleh jumlah impor yang lebih besar dengan dasar kenaikan nilai ekspornya.
Kemampuan mengimpor akan lebih besar lagi apabila juga di pertimbangkan adanya
aliran modal yang masuk serta penerimaan-penerimaan lain selain dari ekspor.
Ini disebut total capasity to import. Perubahan I dan N mungkin dalam arah yang
berlawanan, misalnya indeks harga impor tetap, indeks harga impor turun dengan
persentase yang lebih kecil dari pada naiknya indeks volume ekspor, maka I
akannaik sedangkan N turun. Konsep- konsep terms of trade di atas adalah dalam
arti commodity terms of trade, yakni dasar pertukaraan dalam mana dua barang
itu dipertukarkan. Apabila faktor produktivitas didalam meproduksi barang
tersebut juga di pertimbangkan maka konsep terms of trade ini disebut factorial
terms of trade.
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Ø
Term of trade (TOT) adalah ukuran berapa banyak impor yang dapat
diperoleh sebuah unit barang ekspor.
Ø
Kenaikan harga barang ekspor di pasar internasional akan
meningkatkan TOT, sementara kenaikan harga barang impor akan menurunkannya.
Ø Ketentuan perdagangan dikatakan membaik jika indeks yang naik (Obstfeld dan Rogoff, hal25)
Sederhananya, Nilai ekspor suatu negara relatif terhadap impornya.
Ø Mekanisme bagaimana TOT dapat berpengaruh pada nilai tukar riil adalah
dapat dilihat dari sebuah mekanisme sederhana yaitu perbaikan TOT akan
meningkatkan aliran modal masuk yang berasal dari perdagangan yang selanjutnya
dapat mengapresiasi nilai tukar riil dan sebaliknya. Memburuknya TOT akan
mengakibatkan permintaan valuta asing meningkat sehingga akan mendepresiasi
nilai tukar riil.
Ø Terkait dengan jenis produksi yang diperdagangkan, maka secara umum nilai
tukar perdagangan komoditi (commodity terms of trade atau net barter terms of
trade) negaranegara berkembang cenderung mengalami kemerosotan dari waktu ke
waktu. Salah satu penyebab utamanya adalah sebagian besar atau bahkan semua
kenaikan produktivitas yang terjadi di negara-negara maju dialirkan ke para
pekerjanya dalam bentuk upah dan pendapatan yang lebih tinggi, sedangkan
sebagian besar atau seluruh kenaikan produktivitas yang berlangsung di
negara-negara berkembang diwujudkan sebagai harga-harga produk yang lebih murah.
B. Saran
Menyadari bahwa penulis
masih jauh dari kata sempurna, kedepannya penulis akan lebih fokus dan details
dalam menjelaskan tentang makalah diatas dengan sumber-sumber yang lebih banyak
yang tentunya dapat dipertanggung jawabkan.
DAFTAR PUSTAKA
Jurnal “efek volatilitas term
of trade (TOT) terhadap pertumbuhan ekonomi di ASEAN”
Jurnal “tentang nilai tukar kurs”
(https://en.wikipedia.org/wiki/Terms_of_trade)
Jurnal “Perkembangan Teori
Perdagangan Internasional”

Tidak ada komentar:
Posting Komentar